Yang Terjadi Pada Tubuh Orang Yang Sedang Berpuasa

Selama Ramadan, umat Islam berpuasa mulai dari sebelum terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Sejumlah penelitian mengungkap manfaat kesehatan dari puasa. Namun tak banyak yang mengetahui apa yang terjadi pada tubuh setelah menjalani puasa. Ini dia Yang Terjadi Pada Tubuh Orang Yang Sedang Berpuasa.

Yang Terjadi Pada Tubuh Orang Yang Sedang Berpuasa

Yang Terjadi Pada Tubuh Orang Yang Sedang Berpuasa | Berpuasa memiliki banyak manfaaat terhadap kesehatan. Meskipun tidak ada asupan makanan dalam beberapa waktu, tubuh tetap melakukan metabolisme sehingga tidak menyebabkan gangguan kesehatan. Tubuh memiliki caranya sendiri dalam menyesuaikan diri saat Anda berpuasa. Meski ketahanan tubuh setiap orang berbeda-beda, tetapi semua manusia tidak akan bermasalah bila hanya menahan lapar dan haus selama setengah hari saat berpuasa.

Setelah Anda makan sahur maka metabolisme tubuh akan menghasilkan glukosa yang berfungsi sebagai sumber energi dan kemudian disalurkan ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Glukosa dapat mencukupi kebutuhan tubuh Anda selama enam jam. Saat glukosa habis, maka Anda akan merasa lapar. Namun sebenarnya kebutuhan akan glukosa masih dapat terpenuhi karena masih ada cadangan gula di dalam hati yang dapat diproduksi menjadi glukosa dan cukup untuk kebutuhan tubuh selama 12 jam. (Obat Hemokromatosis)

Sumber energi juga bisa diambil dari lemak yang ada di dalam tubuh. Sehingga berpuasa dapat mengurangi lemak dalam tubuh Anda. Namun, kebutuhan energi yang berasal dari glukosa cadangan hanya akan dapat digunakan tubuh untuk kerja organ dan sel-sel tubuh.

Sementara pencernaan tubuh juga akan menjadi lebih baik karena bekerja lebih teratur dan ada waktu untuk beristirahat. Selain itu, tubuh juga dapat lebih cepat mengeluarkan racun karena semakin sedikit makanan yang masuk ke dalam tubuh maka akan semakin sedikit juga racun yang masuk sehingga lebih mudah untuk mengeluarkannya. Hal tersebut tentu saja dapat mengurangi tumpukan racun di dalam tubuh yang dapat membahayakan kesehatan Anda.

Sel abnormal yang dapat berkembang menjadi kanker juga tidak akan mendapat nutrisi sehingga risiko Anda untuk terserang kanker menjadi semakin kecil. Pada saat berpuasa, produksi hormon kortisol yang menyebabkan stres juga akan menurun sehingga Anda akan merasa lebih tenang dan sel-sel tubuh juga dapat bekerja dengan lebih baik.

Berdasarkan berbagai penelitian, manusia akan bertahan tanpa makanan selama kurang lebih tiga minggu. Hanya saja daya tahan tubuhnya akan menurun karena tidak adanya asupan vitamin dan al. Namun hal tersebut tidak akan terjadi saat Anda berpuasa Ramadhan yang hanya 13 jam saja.

Baca Juga : Kelebihan Vitamin C Tingkatkan Risiko Kena Batu Ginjal

| Yang Terjadi Pada Tubuh Orang Yang Sedang Berpuasa |