Polusi Udara Bisa Memicu Penuaan Dini Dan Kerutan Di Wajah

Polusi udara kerap dikaitkan dengan potensi penyakit paru-paru, jantung, diabetes hingga mental. Nyatanya, Polusi Udara Bisa Memicu Penuaan Dini Dan Kerutan Di Wajah. Simak informasi lengkapnya dibawah ini.

Polusi Udara Bisa Memicu Penuaan Dini Dan Kerutan Di Wajah

Polusi Udara Bisa Memicu Penuaan Dini Dan Kerutan Di Wajah | Dilansir dari KlikDokter.com, Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa polusi udara menjadi penyebab utama penuaan dini dan beberapa masalah kulit seperti eksim dan gatal-gatal.

Dengan polusi lalu lintas yang muncul sebagai satu-satunya zat beracun bagi kulit, impian akan kulit sempurna berakhir bagi mereka yang tinggal dan bekerja di daerah yang terpapar polusi lalu lintas. Ini (polusi udara) adalah sesuatu yang perlu di anggap serius,” kata dr Mervyn Patterson dari Woodford Medical clinics di Inggris.

Sementara menurut direktur Leibniz Research Institute for Environmental Medicine, Profesor Jean Krutmann mengatakan sinar UV (kerusakan dari paparan sinar matahari) benar-benar menjadi topik dalam perlindungan kulit selama 20-30 tahun terakhir.

Sekarang saya pikir polusi udara berpotensi membuat kita sibuk selama beberapa dekade mendatang,” ungkapnya.

Polusi udara di daerah perkotaan sebagian besar berasal dari lalu lintas, termasuk partikel kecil yang disebut PM, nitrogen dioxide (NO2) dan bahan kimia seperti polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH).

Selain itu, penelitian yang dilakukan Krutmann juga menunjukkan bahwa, NO2 bisa meningkatkan penuaan. Hasil ini diperoleh saat Krutmann meneliti orang Jerman dan China dan menemukan bintik-bintik di pipi meningkat 25 persen dengan peningkatan polusi yang relatif kecil (10 mikrogram NO2 per meter kubik).

Tapi yang bisa kita katakan adalah, setidaknya untuk bintik pigmen di pipi, nampaknya polusi udara adalah pendorong utama. Polusi memiliki efek yang sangat menyebalkan dan begitu mereka masuk ke kulit, mereka mengaktifkan beberapa jalur peradangan,” tuturnya.

Menurut Krutmann, bila Anda memiliki peradangan kronis, hal ini dapat menghilangkan banyak kolagen yang diproduksi oleh kulit. Hilangnya kolagen dalam kulit dapat membentuk gari-garis halus penyebab keriput.

Seorang ahli kulit yang berbasis di New York, dr Debra Jaliman mengatakan, bahwa banyak pasiennya yang mengkhawatirkan dampak pencemaran udara terhadap kulit karena dapat menyebabkan penggelapan kulit dan jerawat.

Saat ini tidak banyak produk untuk pencegahan kerusakan polusi udara, namun ini mungkin merupakan tren di tahun-tahun mendatang karena ini menjadi isu yang jauh lebih besar,” katanya.

Sebuah perusahaan kosmetik ternama, menerbitkan sebuah studi medis pada tahun 2015 yang menunjukkan bahwa eksim dan gatal lebih sering terjadi pada orang-orang yang terpapar tingkat polusi udara yang lebih tinggi. Pada akhirnya, temuan tersebut berguna untuk mengembangkan produk pencegahan penuaan kulit.

Anda yang tinggal di wilayah dengan polusi udara tinggi, tampaknya harus lebih rutin melakukan perawatan kulit wajah. Dengan demikian, Anda bisa mencegah penuaan dini dan kerutan yang timbuh di wajah yang diakibatkan polusi udara.

Kesehatan kulit yang terganggu dapat membuat penuan dini dan kerutan di wajah Anda yang berakibat Anda akan kehilangan rasa percaya diri. Karena itu, kebiasaan melakukan perawatan secara rutin dapat menghasilkan kulit tampak indah dan bersinar.

Baca Juga : Kenali Jenis Yoghurt Berikut Agar Dapat Merasakan Manfaatnya | Makanan Sehat Yang Justru Berbahaya Jika Dikonsumsi Berlebihan

  • Polusi Udara Bisa Memicu Penuaan Dini Dan Kerutan Di Wajah –