Khasiat Alami Biji Rambutan Untuk Kesehatan

Ketahui khasiat alami biji rambutan untuk kesehatan yang tepatnya dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti diabetes dan sakit pinggang.

Selamat datang di http://obatherbalpenghancurbatuginjal.com/ salah saru situs resmi milik alfian herbal yang merupakan agen resmi pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya di indonesia. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi kesehatan yang akan meliputi seputar khasiat alami biji rambutan untuk kesehatan.

khasiat-alami-biji-rambutan-untuk-kesehatanKhasiat alami biji rambutan untuk kesehatan | Terkadang biji buah dianggap remeh oleh sebagian kita, namun ternyata beberapa biji buah-buahan yang sering kita makan memiliki khasiat yang luar biasa untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Salah satu biji buah yang setelah dilakukan penelitian memiliki kemampuan untuk menyembuhkan penyakit diabetes atau kencing manis adalah biji buah rambutan.

Saat ini penggunaan biji rambutan untuk menyembuhkan penderita kencing manis tahap 2 telah terbukti mujarab. Bahkan hasil penelitian yang dilakukan di Eropa telah membuktikan bahwa biji rambutan berhasil membebaskan 17,542 orang penderita diabetes tahap 2 diseluruh dunia pada tahun 2014. Kita patut bersyukur, karena buah rambutan adalah jenis tanaman yang hanya tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia, dan buah ini mudah dijumpai setiap tahunnya.

Sebelum membahas khasiat alami biji buah rambutan untuk kesehatan, ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu sedikit mengenai buah rambutan dan berbagai kandungan yang dimiliknya!

Sekilas Tentang Buah Rambutan

Rambutan adalah tanaman tropis yang tergolong ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindaceae, berasal dari daerah kepulauan di Asia Tenggara. Kata “rambutan” berasal dari bentuk buahnya yang mempunyai kulit menyerupai rambut. Rambutan banyak terdapat di daerah tropis seperti Afrika, Kamboja, Karibia , Amerika Tengah, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Sri Lanka.

Buah rambutan terbungkus oleh kulit yang memiliki “rambut” di bagian luarnya (eksokarp). Warnanya hijau ketika masih muda, lalu berangsur kuning hingga merah ketika masak/ranum. Endokarp berwarna putih, menutupi “daging”. Bagian buah yang dimakan, “daging buah”, sebenarnya adalah salut biji atau aril, yang bisa melekat kuat pada kulit terluar biji atau lepas (“rambutan ace”/ngelotok).

Pohon dengan buah masak sangat menarik perhatian karena biasanya rambutan sangat banyak menghasilkan buah. Jika pertumbuhan musiman, buah masak pada bulan Desember hingga Maret, dikenal sebagai “musim rambutan”. Masanya biasanya bersamaan dengan buah musiman lain, seperti durian dan mangga.

Buah rambutan (nephelium lappaceum) adalah tanaman tropis yang tergolong ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapincia Ceap berasal dari daerah kepulauan di Asia Tenggara.

  • Divisi : Mognoliophyta
  • Kelas : Mognoliopsida
  • Ordo : Sapindales
  • Famili : Sapindaceae
  • Genus : Nephelium
  • Spesies : N. Lappaceum

Pohon rambutan menyukai suhu tropika hangat (suhu rata-rata 25ÂșC) tinggi pohon rambutan dapat mencapai delapan meter. Tumbuhan rambutan menghasilkan bunga setelah tujuh tahun jika ditanam dari biji. Namun, pada usia dua tahun sudah dapat berbunga jika diperbanyak secara vegetatif, rambutan biasanya berumah dua, tetapi bersifat androdiocious, ada tumbuhan jantan dan tumbuhan banci.

Pembungaan rambutan dipengaruhi oleh musim atau ketersediaan air. Masa kering tiga bulan menghentikan pertumbuhan vegetatif dan merangsang pembentukan bunga. Di daerah Sumatra bagian Utara yang tidak mengenal musim kemarau, rambutan dapat menghasilkan buah dua kali dalam setahun. Di tempat lain, bunga muncul biasanya setelah kering tiga bulan ( di Jawa dan Kalimantan biasanya pada bulan Oktober dan November).

Mengenal Rambutan

Rambutan (Nephelii lappacei) banyak ditanam sebagai pohon buah, terkadang ditemukan sebagai tumbuhan liar,terutama di luar Jawa. Tumbuhan tropis ini memerlukan iklim lembab dengan curah hujan tahunan paling sedikit 2000 mm. rambutan merupakan tanaman dataran rendah hingga ketinggian 300-600 dpl. Biasanya tumbuhan ini tingginya antara 15-25 m, bercabang-cabang, dan daunnya berwarna hijau. Buah bentuknya bulat lonjong, panjang 3-5 cm dengan duri temple (rambut) lemas sampai kaku.

Kulit buah berwarna hijau, dan menjadi kuning atau merah kalau sudah masak. Dinding buah tebal. Biji berbentuk elips, terbungkus daging buah berwarna putih transparan yang dapat dimakan dan banyak mengandung air. Rasanya bervariasi dari masam sampai manis. Kulit biji tipis berkayu.

Umumnya rambutan berbunga pada akhir musim kemarau dan membentuk buah pada musim hujan, sekitar November sampai Februari. Rambutan juga mempunyai banyak jenis di antaranya Ropiah, Si Macan, Si Nyonya, Lebak Bulus dan Binjei. Perbanyakan melalui biji, tempelan tunas, dan mencangkok.

Kandungan dan Manfaat Rambutan

Buah ini mengandung karbohidrat, protein, lemak, fosfor, besi, kalsium dan vitamin C. Kulit buah mengandung tanin dan saponin. Biji mengandung lemak dan polifenol. Daun mengandung tannin dan saponin. Kulit batang mengandung tannin, saponin, flavonida, pectic substance, dan zat besi.

Di dalam buah rambutan tersimpan khasiat obat yang tak ternilai harganya, menurut kajian pakar tanaman obat, buah rambutan memuat besi, kalium, sapai vitamin C. dalam setiap 100 gram (sekitar 3 buah rambutan terkandung 69 kalori, 18,1 gram karbohidrat, serta 58 mg vitamin). Kadar serat rambutan juga cukup tinggi, sekitar 2 gram per 100 gram berat buah. Karakter buah seperti ini cocok dikonsumsi orang-orang yang tengah berdiet menurunkan atau menjaga berat badan.

Bagian tumbuhan ini yang dapat digunakan sebagai obat adalah kulit buah digunakan untuk mengatasi disentri dan demam, kulit kayu digunakan untuk mengatasi sariawan, daun digunakan untuk mengatasi diare dan menghitamkan rambut, akar digunakan untuk mengatasi demam, dan biji digunakan untuk mengatasi kencing manis (diabetes mellitus).

Cara dan Contoh Pemakaian

Untuk obat yang diminum, tidak ada dosis rekomendasi. Untuk pemakaian luar, daun digiling samapi halus, lalu ditambah sedikit air. Kemudian air perasannya dapat digunakan untuk perawatan rambut. Adapun contoh pemakaiannya adalah sebagai berikut :

  • Disentri

Kulit buah rambutan (10 buah) dicuci, lalu dippotong-potong seperlunya. Lalu ditambahkan 3 gelas minum air bersih, selanjutnya rebus sampai airnya tersisa setengah. Setelah dingin, disaring dan diminum 2 kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

  • Demam

Kulit rambutan yang telah dikeringkan (15 gr) dicuci. Kemudian ditambah 3 gelas air bersih, lalu direbus sampai mendidih selama 15 menit. Setelah dingin, disaring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing sepertiga bagian.

  • Perawatan Rambut

Daun rambutan secukupnya dicuci , lalu ditumbuk sampai halus. Sedikit air ditambahkan, sambil diaduk rata sampai menjadi adonan seperti bubur. Lalu, diperas dan didisaring dengan sepotong kain. Air yang terkumpul digunakan untuk membasahi kulit kepala. Hal ini dilakukan setiap hari sampai terlihat hasilnya.

  • Kencing Manis

Biji rambutan (5 biji) digoreng sangran (sangria), lalu digiling sampai menjadi serbuk. Kemudian, diseduh dengan satu cangkir air panas. Setelah dingin airnya diminum sekaligus. Lakukan 1-2 kali sehari.

  • Sariawan

Kulit kayu rambutan (3 ruas jari) dicuci, lalu direbus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Kemudian dipakai untuk berkumur selagi hangat.

Bagaimana dengan biji buah rambutan? Ternyata biji buah rambutan juga dapat dimanfaatkan. Biji rambutan tidak beracun dan mengandung karbohidrat, lemak, protein, yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh dari gizi. Biji rambutan juga mengandung lemak polifenol cukup tinggi. Komposisi zat-zat kimia dalam biji rambutan tersebut menghasilkan khasiat hipoglikemik (menurunkan kadar gula dalam darah) sehingga biji rambutan banyak digunakan untuk pengobatan alternatif guna menormalkan kadar gula darah penderita kencing manis (diabetes mellitus yang cenderung tinggi).

Caranya adalah ambilah lima buah rambutan yang sudah masak, pisahkan bijinya. Potong biji rambutan menjadi bagian-bagian kecil, lalu sangrai sampai berwarna kuning kehitaman. Giling halus sampai menjadi bubuk. Masukkan seluruh bubuk ke dalam cangkir, seduh dengan air panas. Setelah dingin, minum bagian air yang bening sekaligus buang ampas atau endapannya. Lakukan sebelum makan sebanyak 1-3 kali sehari, tergantung pada seberapa tinggi kadar gula saat melakukan terapi ini. Konsumsi setiap hari jika perlu.

  • Atasi diabetes Biji yang banyak mengandung zat alami ini dapat mengatasi keluhan diabetes dengan konsumsi yang disarankan dan dalam porsi yang benar. Obat Diabetes Alami Biji Buah Rambutanini bisa anda lakukan dengan cara mudah seperti yang akan dijelaskan disini.

Untuk menjadikan obat diabetes alami biji buah rambutan bermanfaat ini, anda cukup  membuat minuman dari biji rambutan. Caranya sangat mudah, anda cukup memotong tipis biji buah, kemudian keringkan selama 2 hingga 3 hari agar warna biji menjadi berubah kehitaman. Setelah didapat warna yang hitam, tumbuk halus biji dan seduh dengan air hangat, minum ramuan bermanfaat biji rambutan ini sebelum makan 2-3 kali sehari. Selain mengkonsumsi ramuan ini, jangan lupa untuk mengkontrol gula yang masuk ke tubuh anda karena ini yang akan mempercepat penyembuhan penyakit anda.

Sekian yang dapat kami sampaikan mengenai khasiat alami biji buah rambutan untuk kesehatan, semoga artikel sederhana yang kami kutip ini bermanfaat untuk anda semua. Terimakasih atas kunjugannya.

Terus kunjungi situs http://obatherbalpenghancurbatuginjal.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Baca juga : Jenis Makanan Penambah Darah Rendah Super Cepat

Khasiat Alami Biji Rambutan Untuk Kesehatan