Kebiasaan Sehari-Hari Yang Sama Buruknya Dengan Merokok

Kebiasaan merokok termasuk dalam kebiasaan yang merusak kesehatan. Namun tanpa disadari, banyak orang yang melakukan Kebiasaan Sehari-Hari Yang Sama Buruknya Dengan Merokok. Apa saja? Simak selengkapnya dibawah ini.

Kebiasaan Sehari-Hari Yang Sama Buruknya Dengan Merokok

Kebiasaan Sehari-Hari Yang Sama Buruknya Dengan Merokok | Anda tidak merokok dan hidup sehat. Harusnya, Anda merasa aman dengan itu. Tapi, jangan lega dulu. Pasalnya, ada beberapa hal yang mungkin ada di dalam keseharian Anda, yang bisa menyebabkan berbagai penyakit yang sama dengan penyakit yang ditimbulkan oleh rokok. Apa sajakah hal-hal tersebut? Simak pembahasannya di bawah ini :

  • Makan kuning telur

Meskipun kuning telur kaya akan nutrisi, tetapi mengonsumsi kuning telur secara rutin dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi kuning telur dapat mempercepat aterosklerosis, penyakit arteri koroner, seperti halnya merokok.

Dalam sebuah survei terhadap lebih dari 1.200 pasien, sebuah penelitian di Kanada menemukan bahwa mengonsumsi kuning telur menemukan bahwa mengonsumsi telur secara teratur, dua per tiga sama buruknya dengan merokok. Dengan kata lain, baik merokok maupun mengonsumsi kuning telur dapat mempercepat aterosklerosis.

Diketahui kuning telur memiliki kolesterol yang sangat tinggi yang bisa meningkatkan risiko kardiovaskular. Pada penderita diabetes, mengonsumsi telur dalam sehari dapat meningkatkan dua sampai lima kali lipat risiko koroner.

  • Kelebihan berat badan atau obesitas

Berat badan yang berlebihan telah dikaitkan dengan penyakit seperti penyakit jantung, kanker, diabetes, dan bahkan risiko kematian. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal PLOS Medicine menyebut orang-orang dengan BMI 40 hingga 44,9 kehilangan rata-rata 6,5 tahun hidup.

Orang dengan BMI (Body Mass Index) 45 hingga 49,9 kehilangan rata-rata 8,9 tahun hidup. Orang dengan BMI 50 hingga 54,9 kehilangan rata-rata 9,8 tahun hidup mereka, sedangkan orang dengan BMI 55 hingga 59,9 rata-rata kehilangan 13,7 tahun hidupnya. Sehingga obesitas sama berbahayanya dengan merokok.

Baca Juga : Obat Herbal Hidrokel

  • Merasa kesepian

Merasa terisolasi secara emosional membuat seseorang lebih tertekan dan kurang tertarik untuk bersosialisasi maupun bertemu orang. Ini juga akan meningkatkan produksi protein pembekuan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, serta produksi protein lain yang disebut fibrinogen yang meningkatkan tekanan darah dan pembentukan lemak di arteri.

Menurut Julianne Holt-Lunstad, seorang profesor Psikologi dan Neuroscience di Brigham Young University di AS mengatakan, kombinasi ini dapat menyebabkan 29 persen peningkatan risiko penyakit jantung, atau 32 persen peningkatan risiko stroke, sehingga efeknya sama dengan merokok 15 batang sehari.

  • Duduk sepanjang hari

Duduk terlalu lama di kantor memiliki risiko sama buruknya dengan merokok. Untuk mengatasi efek negatif tersebut, dokter menyarankan untuk lebih aktif berjalan atau bergerak dari tempat duduk setidaknya selama lima menit setiap jam. Ini dapat meningkatkan tekanan darah, kadar kolesterol dan juga gula.

Bisa juga mengikuti saran latihan setiap hari selama satu jam dengan melakukan jalan cepat atau bersepeda ke tempat kerja atau saat istirahat makan siang.

  • Makan daging dan keju terlalu banyak

Sebuah studi dari University of Southern California yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism menemukan bahwa orang-orang yang rutin dan sering makan protein tinggi yang bersumber dari daging merah selama usia pertengahan empat kali lebih mungkin untuk meninggal akibat kanker dan ini sebanding dengan kebiasaan merokok.

Protein hewani bisa meningkatkan hormon yang dapat meningkatkan risiko pertumbuhan sel kanker. Untuk itu beralih ke sumber protein nabati, seperti kacang-kacangan dan sayur, makanan tersebut lebih sehat dari protein dari daging.

Baca Juga : Ilmuwan Temukan Tes Darah Yang Bisa Deteksi Jenis Kanker

Kebiasaan Sehari-Hari Yang Sama Buruknya Dengan Merokok