Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Bila Berhenti Minum Alkohol

Bagi sebagian orang, minum alkohol merupakan gaya hidup yang sulit ditinggalkan. Padahal, ada banyak alasan untuk berhenti konsumsi alkohol, misalnya menjaga kesehatan janin bagi wanita saat menjalani kehamilan, dan mengurangi perut buncit pada pria. Namun, tahukah Anda apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh jika seseorang benar-benar berhenti meminum alkohol? Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Bila Berhenti Minum Alkohol.

Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Bila Berhenti Minum Alkohol

Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Bila Berhenti Minum Alkohol | Mengurangi konsumsi minum alkohol hingga akhirnya berhenti minum alkohol merupakan langkah yang tepat jika anda ingin meningkatkan kesehatan tubuh. Damon Raskin, seorang dokter di Los Angeles yang biasa menangani masalah kecanduan, mengatakan, berhenti minum alkohol bagi seorang pecandu mungkin sulit dilakukan.

Namun jika berusahan dan memiliki keinginan, hal ini bukan mustahil dicapai. Apalagi jika anda mengetahui manfaat jika berhenti minum alkohol. Berikut ini adalah yang bisa anda dapatkan dalam jangka pendek dan panjang bila berhenti minum alkohol :

  • Anda akan tidur lebih nyenyak

Suatu studi terbaru dalam jurnal Alcoholism Clinical Experimental Research menemukan bahwa minum alkohol sebelum tidur meningkatkan pola gelombang alfa di otak, yang dapat membuat otak terus bekerja. Hasilnya, kondisi ini menimbulkan gangguan tidur tertentu.

Dengan meninggalkan kebiasaan minum alkohol Anda akan memiliki kualitas tidur lebih baik dan merasa segar pada hari berikutnya. Selain tidur lebih baik, berhenti minum alkohol juga akan meningkatkan mood, konsentrasi, dan kinerja mental.

Namun biasanya karena ketergantungan alkohol, pada hari-hari awal Anda berhenti minum alkohol Anda akan merasa sulit tidur.

  • Merasa ‘lapar’ akan gula

Alkohol adalah minuman yang mengandung gula. Gula ini akan meningkatkan level dopamin, yakni zat kimia di otak yang memicu timbulnya rasa senang.

Nah ketika Anda mulai berhenti minum alkohol, pada awalnya tubuh akan cenderung ‘lapar’ terhadap makanan yang bergula. Hal ini disebabkan oleh rangsangan otak yang membuat tubuh otak seperti yang biasanya Anda alami. Ini yang terkadang orang tidak kuat dan akhirnya kembali minum alkohol lagi. ( Obat Mata Kedutan )

Menurut Damon Raskin, MD seorang dokter di Los Angeles yang bersertifikasi dan ahli dibidang obat-obatan yang memberikan efek kecanduan, Anda jangan terkejut dengan hal ini. Cobalah untuk mengatasi efek ini dengan mengonsumai minuman manis lainnya yang tidak mengandung alkohol.

  • Kulit lebih terhidrasi

Dalam beberapa hari Anda berhenti dari minum-minuman alkohol, maka kulit akan terlihat lebih lembap dan segar. Hal ini disebabkan karena efek diuretik yang dimiliki alkohol, yang membuat Anda terus buang air kecil sehingga mengeluarkan cairan tubuh yang banyak.

Nah, saat berhenti minum alkohol maka kadar cairan dalam tubuh lebih seimbang dan stabil dari sebelumnya. Tentu, ini memengaruhi status kesehatan Anda, termasuk kesehatan kulit. Kulit akan terlihat lebih lembap dan tidak kering. ( Obat Herbal Turun Peranakan )

  • Organ hati jadi lebih sehat

Dilansir dalam laman WebMD, Profesor Moore mengatakan bahwa orang yang menghentikan kebiasaannya minum alkohol apalagi bagi peminum berat, maka akan sangat baik untuk kesehatan organ hatinya.

Meskipun sebenarnya organ hati adalah organ yang bisa memperbaiki dirinya sendiri ketika rusak, tapi tetap saja terlalu sering minum alkohol dapat mematikan berbagai jaringan di dalamnya. Setiap kali hati menyaring alkohol yang masuk ke tubuh, beberapa sel hati akan mati.

Nah dengan menjauhkan diri dari alkohol tentu akan menjaga kesehatan dan fungsi hati. Organ hati Anda akan lebih maksimal dalam menjalankan fungsinya sebagai penetral racun di dalam tubuh.

  • Berat badan berangsur ideal

Alkohol mungkin terasa ringan hanya minuman saja tapi sebenarnya minum alkohol akan meningkatkan asupan kalori harian tanpa Anda sadari. Contohnya, satu margarita mengandung sekitar 300 kalori atau lebih (kebanyakan kalori ini dari gula).

Sebuah penelitian dalam American Journal of Epidemiology menemukan bahwa pria akan mengonsumsi 433 kalori tambahan setiap harinya karena minum alkohol dalam jumlah yang sedang. Sedangkan alkohol juuga bertanggung jawab meningkatkan kalori harian wanita sebanyak 300 kalori.

Nah ketika Anda berhenti mengonsumsi alkohol itu artinya Anda akan memangkas 433 dan 300 kalori itu dalam sehari, dengan catatan Anda tidak menggantinya dengan makanan kaya gula lainnya. Dengan begini, Anda akan mendapatkan berat badan ideal dengan cepat.

Menurut profesor Moore, dilansir dalam laman webMD, dengan berhentinya seseorang mengonsumsi alkohol, maka akan terjadi penurunan berat badan sekitar 1-2 kg tanpa melakukan olahraga khusus atau melakukan diet khusus, hanya dengan menghentikan alkohol saja.

  • Jadi makan lebih sedikit

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di American Journal of Nutrition, alkohol adalah salah satu pemicu terbesar orang jadi makan makanan berlebih. Hal ini diduga karena alkohol mampu menurunkan kesadaran seseorang sehingga membuat ia tetap terus makan meski perutnya sudah terisi penuh.

Sebuah studi lainnya yang diterbitkan dalam Jurnal Obesity menunjukan bahwa beberapa wanita yang menerima infus alkohol yang setara dengan 2 minuman alkohol, mengalami peningkatan asupan makan hingga 30 persen lebih banyak daripada mereka yang menerima larutan garam.

Racun dalam alkohol meningkatkan aktivitas otak di bagian hipotalamus, hal ini membuat otak lebih sensitif terhadap bau makanan dan mendorong mereka makan lebih banyak.

Ketika Anda berhenti minum alkohol maka efek ini akan hilang dan Anda cenderung akan makan lebih sedikit tanpa adanya dorongan dari alkohol.

Baca Juga : Tanda Dan Gejala HIV Yang Mirip Dengan Penyakit Umum

Ini Yang Terjadi Pada Tubuh Bila Berhenti Minum Alkohol