Debu Pada Perabot Rumah Tangga Bisa Picu Obesitas

Konsumsi makanan cepat saji selama ini menjadi salah satu penyebab dari peningkatan kasus obesitas, namun tahukah Anda bahwa Debu Pada Perabot Rumah Tangga Bisa Picu Obesitas. Mengapa bisa begit?? Simak informasi selengkapnya dibawah ini.

Debu Pada Perabot Rumah Tangga Bisa Picu Obesitas

Debu Pada Perabot Rumah Tangga Bisa Picu Obesitas | Anda malas bersih-bersih rumah? Sebaiknya tidak. Karena, sebuah studi menunjukkan, debu yang menempel di perabotan rumah dapat menjadi faktor kenaikan berat badan, kok bisa? Karena, polutan setiap hari mendorong pertumbuhan sel lemak. Para ilmuwan mengatakan, debu di rumah yang mengandung senyawa mikroskopis memacu sel untuk mengumpulkan lebih banyak trigliserida atau lemak.

Bahaya mengintai di dalam ruangan berasal dari endokrin pengganggu (EDC), senyawa sintetis yang dapat meniru hormon tubuh. Studi menunjukkan, paparan pada beberapa orang di usia dini dapat menyebabkan kenaikan berat badan di kemudian hari, dan sebagai akibatnya mengganggu metabolisme tubuh. ( Obat Radang Tenggorokan )

Para ahli memperkirakan, anak-anak bisa terpapar sebanyak 50 miligram debu rumah setiap hari. Khawatir dengan efek EDC terhadap anak-anak, periset AS dari Duke University, North Carolina, memeriksa apakah senyawa debu di rumah memengaruhi sel lemak.

Hasilnya, ekstrak dari 7 sampel debu berkembang menjadi sel lemak matang dan akumulasi trigliserida. Ekstrak dari 9 sampel debu mendorong sel untuk membelah, menciptakan sel prekursor yang lebih besar. Hanya 1 sampel debu yang tidak terpengaruh.

Ini menunjukkan bahwa campuran bahan kimia di debu rumah mempromosikan akumulasi trigliserida dan sel lemak. Jumlah debu serendah 3 mikrogram, jauh di bawah massa, sehingga anak-anak terpapar efek terukur sehari-hari,” jelas Asisten Profesor, Heather Stapleton yang dikutip Express, Rabu (19/7/2017).

Sementara itu, produk pembersih mengandung bahan kimia, seperti fenol, sedangkan bahan kimia berpendingin tinggi, seperti PFOA dan PFOS, ditemukan pada telepon genggam, kotak pizza dan produk non-stick, tahan air dan noda.

Beberapa produsen telah mengurangi penggunaannya, namun banyak yang masih menggunakan barang-barang tersebut. Alhasil, bahan-bahan kimia tersebut berakhir di debu dalam ruangan yang bisa dihirup, tertelan atau diserap melalui kulit.

Banyak bahan kimia yang ada di produk konsumen berakhir alam debu, dan kita selalu berkontak dengan debu.” kata pakar debu, Angela Ferro dari Clarkson University di Postdam, New York.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Environmental Science and Technology, sebelumnya mengungkapkan bahwa debu rumah tangga mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Profesor Marsha Wills-Karp dari John Hopkins Bloomberg School of Public Health di Baltimore mengatakan,

Ada akumulasi bukti pemaparan terhadap agen ini dapat menyebabkan penyakit yang kita lihat di kota-kota modern, seperti obesitas, asma dan autisme.

Baca Juga : Pilihan Menu Buka Puasa Sehat Dan Cocok Untuk Anak

| Debu Pada Perabot Rumah Tangga Bisa Picu Obesitas |