Alasan Mengapa Saat Sahur Tidak Dianjurkan Minum Teh

Beberapa orang sudah terbiasa minum teh pagi dan malam. Saat Ramadan, tradisi minum teh tersebut juga dilakukan ketika sahur maupun berbuka puasa. Namun sebenarnya teh manis tidak dianjurkan untuk sahur. Mengapa? Ini Alasan Mengapa Saat Sahur Tidak Dianjurkan Minum Teh.

Alasan Mengapa Saat Sahur Tidak Dianjurkan Minum Teh

Alasan Mengapa Saat Sahur Tidak Dianjurkan Minum Teh | Segelas teh hangat biasanya selalu tersaji di meja makan di saat berbuka puasa. Bahkan tidak jarang, teh juga disiapkan untuk sahur. Namun tahukah Anda jika sebaiknya menghindari mengonsumsi teh di saat sahur.

Dilansir dari ArabNews, Kamis (18/6), menurut pakar kesehatan asal Swiss, Dr U Barsilus, teh bersifat diuretika yang membuat Anda menjadi lebih sering buang air kecil. Akibatnya tubuh kehilangan garam dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh. Padahal seperti yang kita ketahui, selama berpuasa tubuh tidak mendapat asupan cairan. (Obat Myoma)

Waktu terbaik utuk mengonsumsi teh adalah saat berbuka puasa. Tapi perhatikan lagi kadar gulanya, jika terlalu banyak justru bisa mengacaukan sistem pencernaan. Minum air putih hangat lebih dianjurkan baik untuk sahur maupun saat berbuka puasa. Selain itu, jangan lupa untuk mengkonsumsi jus buah. Jus buah atau memakan buah secara langsung juga sangat dianjurkan untuk memaksimalkan proses detoksifikasi. Sebab, saat puasa tubuh justru akan mengeluarkan racun melalui aliran darah, pori, serta pembuangan lainnya.

Selain teh, terdapat minuman lainnya yang sebaiknya dihindari saat sahur :

  • Kopi
    Mirip dengan teh, minuman ini juga mengandung kafein di dalamnya. Seperti telah dibahas di atas, kafein bersifat diuretik sehingga meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi saat berpuasa.
  • Minuman asam
    Minuman asam mengakibatkan naiknya asam lambung, yang akan mengganggu ibadah puasa Anda. Ini karena asam lambung yang naik dapat menimbulkan keluhan mual dan muntah, terutama pada Anda yang memiliki mag atau gastritis.
  • Minuman bersoda
    Sama halnya seperti minuman asam, minuman bersoda juga dapat menyebabkan keluhan mual muntah pada penderita gastritis. Oleh karena itu, minuman jenis ini sebaiknya tidak dikonsumsi di waktu sahur.
  • Minuman manis
    Minuman manis akan menyebabkan terjadinya peningkatan insulin di dalam tubuh, sehingga Anda akan lebih cepat lapar di siang hari.

Daripada minuman di atas, akan lebih baik jika Anda mengonsumsi air putih atau minuman yang mengandung elektrolit seperti air kelapa. Minuman yang seperti ini dapat membantu menghilangkan dahaga, serta membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang dibutuhkan tubuh selama berpuasa.

Jadi, setelah mengetahui fakta medis di atas, apakah Anda masih berkeinginan untuk minum teh di waktu sahur? Semoga saja tidak. Dengan demikian, ibadah puasa yang Anda jalankan dapat berlangsung dengan lancar. Sekian mengenai Alasan Mengapa Saat Sahur Tidak Dianjurkan Minum Teh, semoga bermanfaat.

Baca Juga : Minyak Goreng Terbaik Yang Aman Bagi Penderita Kolesterol

| Alasan Mengapa Saat Sahur Tidak Dianjurkan Minum Teh |